Turnamen Voli Bintang Mercy Cup II Resmi Bergulir di Kabupaten Kupang : Warnai Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat

Oelamasi, PBVSINTT.com — Sebanyak 42 tim putra dan putri meramaikan Bintang Mercy Cup II Tahun 2026 di Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang. Turnamen ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi sekaligus menunjukkan dan mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga bola voli.

Pembukaan turnamen dihadiri Camat Fatuleu Tengah, Kepala Desa Nunsaen bersama jajaran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat pertandingan, panitia, para pemain serta keluarga besar peserta, Kamis (3/9/2026).

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo, dalam sambutannya mengatakan, turnamen tersebut bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi panggung bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan membangun mimpi.

“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah turnamen. Kita sedang membuka panggung bagi anak-anak muda kita untuk bertanding, menunjukkan kemampuan dan membangun mimpi. Lapangan boleh sederhana, tetapi mimpi anak-anak kita tidak boleh sederhana,” katanya.

Ia memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia Niko Paut dan seluruh panitia yang selama dua tahun telah mengawal pelaksanaan Bintang Mercy Cup.

Menurutnya, perkembangan jumlah peserta menunjukkan bahwa turnamen tersebut semakin bertumbuh dan dipercaya masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun pertama, Bintang Mercy Cup diikuti 26 tim. Sementara pada edisi kedua tahun ini jumlah peserta meningkat menjadi 42 tim putra dan putri.

“Tahun pertama kita mulai dengan 26 tim. Hari ini berkembang menjadi 42 tim. Artinya turnamen ini bertumbuh dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun piala nantinya hanya diangkat oleh sang juara, keberhasilan turnamen merupakan hasil kerja bersama seluruh panitia dan masyarakat.

“Piala nanti hanya diangkat oleh sang juara, tetapi keberhasilan turnamen ini adalah piala bagi seluruh panitia,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PBVSI Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa pelaksanaan Bintang Mercy Cup II menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pendataan klub serta atlet bola voli di Kabupaten Kupang.

Ia menjelaskan, PBVSI Kabupaten Kupang mewajibkan setiap tim peserta memiliki SK Klub sebagai bagian dari upaya membangun klub-klub resmi yang nantinya menjadi wadah pembinaan atlet.

“Kali ini PBVSI Kabupaten Kupang mewajibkan semua tim harus punya SK Klub. Dari SK itu kita akan akomodir untuk menjadi klub resmi di PBVSI Kabupaten Kupang,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan klub resmi penting dalam proses perekrutan dan pembinaan atlet, terlebih Kabupaten Kupang bersama PBVSI NTT sedang mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan.

Ia menyebut rencana Kabupaten Kupang menjadi tuan rumah PON 2028 menjadi salah satu momentum yang harus dipersiapkan sejak sekarang, termasuk melalui pencarian dan pembinaan atlet potensial.

“Lewat ajang ini, kita bersama dengan wasit dan beberapa pelatih yang ada di sini akan melihat atlet-atlet terbaik yang akan kita rekrut untuk mengikuti event-event yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini terdapat banyak event yang akan diikuti para atlet. Karena itu, para pemain diharapkan terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

“Kita berharap untuk tetap berlatih sehingga bisa menjadi atlet terbaik. Karena lewat atlet itu kita bisa masuk melalui jalur-jalur prestasi untuk pendidikan kita dan masa depan kita,” katanya.

Winston Rondo juga menyampaikan bahwa Bintang Mercy Cup II merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat.

Ia mengatakan, momentum ulang tahun partai harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dengan memberikan ruang kepada anak muda untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi.

“Bagi kami, ulang tahun partai tidak boleh hanya menjadi pesta pengurus. Kalau partai berulang tahun, masyarakat juga harus merasakan kegembiraannya. Anak muda mendapat ruang, kampung mendapat kegiatan, dan masyarakat mendapat manfaat,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Fatuleu Tengah, Pemerintah Desa Nunsaen, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap Bintang Mercy Cup II tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menemukan talenta-talenta baru yang dapat dibina untuk membawa nama Kabupaten Kupang dan NTT ke tingkat yang lebih tinggi.

“Bintang Mercy Cup jangan hanya mencari siapa juaranya, tetapi juga menemukan siapa talenta barunya. Siapa tahu, dari lapangan di Nunsaen ini akan lahir pemain yang suatu hari membela Kabupaten Kupang, membela NTT, bahkan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris PBVSI Kabupaten Kupang mengajak panitia, pemain dan seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja sama menyukseskan turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 September 2026.

“Atas nama PBVSI Kabupaten Kupang, kami mengucapkan selamat bertanding. Mari kita saling bekerja sama,” ujarnya.

Bagikan Postingan Ini, Pilih Platform Anda!

Postingan terkait