BEKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung lokasi pasca-insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kunjungannya, AHY menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.
Duka Cita dan Data Korban
Atas nama pribadi dan Pemerintah, Menko AHY menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi seluruh korban terdampak. Berdasarkan data hingga siang ini pukul 13.00 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya masih dalam perawatan medis.

“Kita mendoakan para korban, semoga husnul khotimah dan segala amal kebaikannya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar AHY.
Tiga Fokus Utama Penanganan
AHY menjelaskan bahwa proses evakuasi penumpang dari gerbong terdampak telah rampung sejak malam tadi. Saat ini, pemerintah fokus pada tiga langkah krusial:
- Penanganan Medis: Memastikan seluruh korban luka mendapatkan perawatan maksimal di rumah sakit.
- Evakuasi & Pemulihan: Percepatan pemindahan gerbong agar jalur KRL dapat segera dinormalisasi sore ini.
- Investigasi Transparan: Meminta KNKT melakukan investigasi menyeluruh dan jujur untuk mengungkap penyebab insiden.
Langkah Strategis ke Depan
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, insiden ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi total pada sistem transportasi nasional. AHY menekankan perlunya percepatan solusi infrastruktur, khususnya pada perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.

“Kami mendorong percepatan pembangunan flyover dan underpass serta penguatan sistem pengamanan di titik-titik strategis. Fokus kami adalah pembenahan teknologi, tata kelola, dan respons darurat, bukan hanya di Jabodetabek, tetapi di seluruh tanah air,” tegasnya.
Di akhir tinjauannya, AHY juga memberikan apresiasi kepada petugas di lapangan yang telah bekerja tanpa lelah dalam proses evakuasi dan pemulihan jalur. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan ini agar transportasi Indonesia semakin aman, andal, dan nyaman bagi seluruh warga.